Adulting Partner

Setiap hari adalah proses pendewasaan bagi kita.

Di tengah begitu banyak suara seperti suara dari media sosial, gosip di kantor, kejadian di kampus, drama keluarga. Kita bisa salah dengar. Kita bisa mengira itu suara Tuhan, padahal bukan.

Makanya penting sekali untuk baca Alkitab. Firman Tuhan itu seperti kompas dalam hidup kita. Kita perlu mengisi diri kita dengan perkataan Tuhan supaya saat ada kejadian, itulah yang menjadi rhema (firman yang hidup) dalam hati kita. Itulah yang akan jadi dasar keputusan dan arah langkah kita.

Partner terbaik dalam proses pendewasaan ini adalah Roh Kudus. Dia bukan cuma menemani, tapi juga menuntun, mengingatkan, dan mengajari kita (Yohanes 14:26). Dia tahu siapa kita sebenarnya, tahu potensi kita, tahu masa depan kita. Dia adalah Author of Life. Pencipta dan Penulis hidup kita. Jadi, siapa lagi yang lebih layak kita ikuti selain Dia?

Saat suara dunia membingungkan, biarkan Roh Kudus menjadi suara yang paling kita dengar.

“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
— Yohanes 14:26
Previous
Previous

Beritakan Juru Selamat, Bukan Jadi Juru Selamat

Next
Next

Manual Book vs Autopilot