Lepasin Aja, Biar Nggak "Encok"
Pernah bayangin gak, lagi ngedaki gunung atau lagi marathon tapi sambil gendong tas yang isinya batu kali semua? kurang kerjaan bener yak? ngapain sih capek buat sesuatu yang kaga perlu dicapek-in? gak jelas, tapi ada yang kaya gitu.
Kaya kita yang sering kali maksa bawa "beban" yang sebenarnya nggak perlu. Rasa bersalah masa lalu, ekspektasi orang lain yang ketinggian, dendam sama orang, insecure karena liat feed Instagram orang lain yang kelihatannya lebih gokil (menurut ukuran netijen).
“...marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.”
Tuhan nggak minta kita jadi pahlawan yang kuat bawa segalanya sendiri. Ada hal-hal yang harus kita "lepas" supaya langkah juga jauh lebih enteng. Dosa itu kayak lem, beban itu kayak beban tambahan. Kalau kita mau lari kenceng ngejar impian dan rencana Tuhan, kita harus berani bilang, "Oke, ini bukan bagian gue lagi, gue lepasin ke Tuhan."
Setelah lepas beban, jangan bengong! Fokusnya mesti pindah. Ayat 2 bilang: "Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus." Kenapa? Karena kalau kita cuma fokus sama masalah, kita bakal ngumpulin beban yang gak perlu lagi nantinya. Kita mesti fokus ke Yesus, supaya selalu dapet "bensin" tambahan. Dia udah lebih dulu lewati "track" yang jauh lebih berat dari kita.
Gak apa-apa kok kalau hari ini lagi ngerasa lelah. Tapi coba cek lagi tentengan atau gendongan kita. Apa sih yang sebenernya bikin berat?
Coba, let go beban yang gak perlu, dan hold on sama janji Tuhan. Kita diciptakan buat menang, bukan buat pingsan di tengah jalan karena kebanyakan bawa beban yang gak perlu.
Keep running, tapi jangan sampe encok ditengah jalan! God leads!