Karena Engkau Yang Menyuruhnya
Bukan hal yang jarang kalau dalam hidup kita mengalami kegagalan dan keputusasaan. Bahkan ketika kita sudah merasa yang kita lakukan adalah “panggilan” kita dan yang sudah kita lakukan sehari-hari, bisa saja sewaktu-waktu kita melakukan kesalahan dan merasa gagal dalam menjalaninya.
Kita bertanya-tanya, “Apakah aku berada di jalan yang benar? Mengapa hasilnya tak seperti yang aku harapkan?”
Lukas 5:5
“Simon menjawab: ”Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.””
Tapi saat kita gagal, firman Tuhan mengingatkan kita untuk tetap percaya, meskipun kita sudah lelah, sudah merasa melakukan yang terbaik. Simon, si nelayan yang berpengalaman, yang sudah bekerja keras sepanjang malam tapi tidak mendapat hasil apapun.
Rasa capek, ada. Rasa kecewa, pasti ada.
Tapi ditengah-tengah itu Simon tetap memilih untuk melakukan yang Yesus katakan.
"Karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”
Simon membuka dan membiarkan dirinya dipakai Tuhan untuk menyaksikan dan bahkan menjadi tokoh yang sangat dekat dengan mujizat yang Yesus lakukan.
Di tengah lelahnya, dia menyaksikan ada kuasa yang melampaui usahanya sendiri. Dan saat ia taat, mujizat terjadi.
Tidak hanya itu, ketika Simon bertemu dengan Yesus disana, Simon juga bertemu dengan apa yang menjadi “panggilan” hidupnya.
Hari ini kita belajar bahwa ketika kita menyerahkan usaha kita kepada Tuhan dan taat kepada firman-Nya, ada kuasa yang bekerja di balik ketaatan itu. Bahkan dalam kegagalan, Tuhan mampu mengubahnya menjadi berkat yang melimpah.
Jadi, ketika kita merasa lelah dan ingin menyerah, ingatlah: karena Engkau menyuruhnya, aku akan tetap melangkah, tetap percaya, dan tetap bekerja. Sebab di tangan Tuhan, tidak ada usaha yang sia-sia.