Be a Healer, Not a Judge

Pernahkah kamu merasa disakiti oleh seseorang yang seharusnya mendukungmu? Atau, mungkin, kamu pernah melakukan kesalahan besar dalam hubungan yang sulit untuk diperbaiki? Kita sering kali lebih mudah memandang dosa orang lain sebagai sesuatu yang harus dihukum. Tapi, apakah itu yang Tuhan inginkan? Galatia 6:1 mengingatkan kita untuk memulihkan, bukan menghakimi. Ketika seseorang jatuh, bukankah kita ingin diberi kesempatan untuk bangkit kembali?

Dalam dunia yang penuh dengan persaingan dan ego ini, kita sering merasa lebih mudah menjatuhkan orang lain daripada membantu mereka bangkit. Ketika seseorang salah, kita cenderung menghakimi dan menjauhinya, seolah-olah mereka tak layak lagi mendapatkan kasih. Padahal, Galatia 6:1 justru mengajarkan kita untuk merespons dengan hati yang lembut.

Galaita 6:1 TB
Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan pelanggaran, kamu yang rohani harus memulihkan dia dalam roh lemah lembut.

Menegur dengan lembut bukanlah hal yang mudah. Kadang kita merasa lebih nyaman dengan teguran yang keras, yang bisa langsung membuat kita merasa puas. Namun, apakah itu benar-benar menyelesaikan masalah? Apakah kita membangun hubungan, atau merusaknya lebih dalam lagi?

Allah memanggil kita untuk menjadi pemulih, bukan penghakim. Kasih yang membawa hidup adalah kasih yang mengangkat, bukan menjatuhkan. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk menjadi agen pemulihan di dunia yang penuh luka. Mengingat kasih yang Allah tunjukkan kepada kita, kita seharusnya juga menunjukkan kasih yang sama kepada sesama.

Tentu, ini tidak berarti kita membiarkan kesalahan begitu saja. Tetapi kita dipanggil untuk mendekati dengan belas kasihan, bukan untuk menjatuhkan.

Mari bertanya pada diri kita sendiri:
Bagaimana kita bisa memulihkan hubungan yang retak?
Apakah kita siap untuk menjadi lebih sabar, lebih lembut, dan lebih penuh kasih, bahkan ketika merasa tersakiti?

Biarkan kasih-Nya memulihkan kita dan orang-orang di sekitar kita.

Previous
Previous

How Can I Help?

Next
Next

Hidup Untuk Memberi