How Can I Help?
Amsal 17:17
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
Dalam kehidupan kita, teman dan inner circle kita sering menjadi sumber dukungan yang luar biasa. Mereka hadir tidak hanya di saat-saat bahagia, tetapi juga di saat kita menghadapi banyak masalah. Ayat dari Amsal ini mengingatkan kita betapa berharganya memiliki sahabat sejati.
Alkisah ada suatu kisah inspiratif dari seorang wanita bernama Anna (bukan nama sebenarnya). Suatu hari, Anna mendapat kabar bahwa sahabatnya, Mary (bukan nama sebenarnya), didiagnosa dengan penyakit serius. Tanpa berpikir panjang, Anna langsung pergi menemui Mary dan bertekad untuk mendampinginya selama masa pengobatan. Setiap hari, Anna memberikan dukungan emosional, membawa makanan sehat, dan bahkan membantu mengurus pekerjaan rumah tangga Mary.
Tindakan Anna yang penuh kasih memberi kekuatan bagi Mary. Dukungan moral yang diberikannya membuat Mary merasa tidak sendirian. Anna tidak hanya menjadi sahabat, tetapi juga saudara dalam kesukaran, seperti yang digambarkan Amsal 17:17.
Cerita ini mengingatkan bahwa kita semua sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi sahabat yang memberikan dampak nyata dalam kehidupan orang lain. Tidak perlu menunggu momen besar untuk membantu; tindakan kecil yang kita lakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar dalam hidup mereka yang membutuhkan. Kalau bingung bagaimana memulai, kita bisa mulai dengan bertanya, “What can I help you with?” kepada sahabat dan teman-teman kita.
Mari ciptakan hubungan yang penuh kasih dan setia, serta selalu siap membantu teman-teman kita kapan pun diperlukan. Dengan itu, kita tidak hanya mengikuti Amsal 17:17, tetapi juga menumbuhkan keharmonisan dan cinta kasih dalam komunitas kita (coba dari keluarga atau CG dulu minimal).
Semoga kita semua terinspirasi untuk jadi sahabat sejati yang selalu hadir dan memberi dukungan, walau hidup seperti roller coaster, kadang naik, kadang turun. Tuhan Yesus berkati!