Living Sacrifice

PENGORBANAN didefinisikan sebagai "tindakan melepaskan sesuatu yang berharga didalam diri kita demi sesuatu yang lain yang dianggap lebih penting untuk orang lain.”

Itu sulit, bukan? Mudah untuk mengorbankan sesuatu yang tidak kita pedulikan atau yang bisa kita lakukan tanpanya. Namun, itu sebenarnya bukan pengorbanan.

Definisi pengorbanan yang sebenarnya adalah melepaskan sesuatu yang mengorbankan kita. Mengapa? Karena melepaskan sesuatu yang mengorbankan kita menunjukkan bahwa cinta kita kepada orang yang kita korbankan lebih besar daripada cinta kita terhadap sesuatu yang kita korbankan. Itu adalah pernyataan prioritas. Dan itu adalah pernyataan posisi hati seseorang.

Kisah Daud, di dalam 2 Samuel 24, mengatakan bahwa Daud tidak mau mempersembahkan kepada Tuhan Allah sesuatu yang didapat dengan cuma-cuma.

Apa maksudnya? Dia mengatakan bahwa Tuhan terlalu berarti baginya untuk dilakukan dengan berpura-pura. Dia memiliki hasrat yang membara untuk menunjukkan kepada Tuhan betapa Dia berarti baginya. Daud ingin menunjukkan bahwa dia memahami nilai Tuhan dan tidak akan menganggapnya remeh. Hal yang indah adalah bahwa ini tidak dilakukan karena paksaan, tetapi atas kemauan Daud sendiri. Dia ingin mengasihi Tuhannya dengan cara yang membuat Tuhan merasa sebagai prioritas terbesar dalam hidupnya. Dan itulah yang dilakukan Daud.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah kita hanya menunggu untuk menerimanya atau apakah kita memberikannya? Apakah kita mengasihi Tuhan dengan cara yang menyatakan bahwa Dia adalah prioritas terbesar dalam hidup kita?

Artinya, ibadah yang sejati harus mengorbankan sesuatu. Kasih yang sejati harus mengorbankan sesuatu. Pengorbanan yang sejati harus mengorbankan sesuatu. Kita harus mengorbankan penyangkalan keinginan daging kita, mengorbankan kemampuan untuk menjalani hidup sesuai keinginan kita, mengorbankan waktu, uang, dan sumber daya kita.

Orang percaya dipanggil untuk menjalani hidup BERKORBAN. Berkorban untuk Tuhan dan berkorban untuk satu sama lain.

Begitulah cara kita mengasihi.

Jadi, apa yang dapat Anda persembahkan kepada Tuhan?

Previous
Previous

Tabung Cinta

Next
Next

Plis Jahatin Gue