Dari Dosa ke Kebenaran: Hidup yang Berubah

Roma 6:22-23 TB
Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Hidup kita bukan hanya perjalanan biasa. Setiap langkah seharusnya mencerminkan perubahan luar biasa: dari dosa menuju kebenaran. Ketika kita pertama kali percaya kepada Tuhan, kita dipanggil untuk meninggalkan hidup lama yang penuh dosa dan berjalan dalam terang-Nya. Namun, apakah kita benar-benar mengalami perubahan itu?

Roma 6:20-23 mengingatkan kita bahwa dulu kita adalah hamba dosa, terikat dalam kebiasaan yang memisahkan kita dari Tuhan. Dosa selalu menawarkan kebebasan, tetapi pada kenyataannya, ia membawa penindasan. Namun, setelah mengenal Kristus, kita dibebaskan, bukan hanya diampuni, tetapi dipanggil untuk hidup dalam kebenaran. Tuhan tidak ingin kita sekadar bertahan hidup; Dia memanggil kita untuk hidup dengan tujuan, menghasilkan buah yang kekal.

Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri: Apakah kita benar-benar hidup dalam kebebasan itu? Apakah kita telah meninggalkan cara hidup lama dan menggantinya dengan hidup baru dalam kebenaran-Nya? Atau apakah kita masih terjebak dalam dosa yang sudah seharusnya kita tinggalkan?

Kebenaran Tuhan bukan hanya tentang apa yang kita percayai, tetapi tentang bagaimana kita hidup. Tidak ada ruang untuk kompromi. Kita harus memilih: menjadi hamba kebenaran atau tetap menjadi hamba dosa. Perubahan sejati berarti hidup yang tidak hanya mengikuti kehendak Tuhan, tetapi menjadikannya sebagai satu-satunya prioritas. Jangan biarkan dosa menguasai hidupmu. Pilihlah untuk hidup dalam kebenaran dan lihat bagaimana Tuhan membawa perubahan yang luar biasa dalam hidupmu.

Previous
Previous

Si Semut yang Kecil

Next
Next

Teguran Juga Kasih