Bertahan

Iman ga dibentuk dari siapa yang paling cepat mulai, tapi siapa yg mau terus berlari sampai garis akhir. Banyak orang memulai dengan semangat besar, target gede & energi penuh. Tapi hidup bersama Tuhan jarang berbentuk sprint, karna perjalannan kita akan panjang. Alkitab gak memanggil kita untuk cepat, melainkan untuk setia.

Marilah kita berlari dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
— Ibrani 12:1

Menariknya ayat ini gaa berkata “berlari dengan cepat”, tapi berlari dengan tekun. Banyak orang kelelahan karena memaksakan diri hidup di kecepatan orang lain. Padahal Tuhan gaa membandingkan pace kita dengan pelari lain. Dia melihat kesetiaan langkah demi langkah.

Marathon mindset bukan tentang kuat setiap hari, tapi tentang ga menyerah di hari-hari biasa. Hanya ketaatan yang terus diulang. Dan di moment-moment itulah justru iman kita juga terbangun.

Previous
Previous

Ketahui panggilan dari Tuhan

Next
Next

Seni Beristirahat: Agar Tak Tumbang di Maraton Iman