One for All, All for One

Yohanes 3:16
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Coba pikirkan sebentar: kalau Natal tiba, apa sih yang biasanya bikin kita semangat? Mungkin dekorasi pohon Natal yang cantik, kue khas Natal, atau momen bertukar kado dengan keluarga dan teman-teman.

Semua itu memang menyenangkan, tapi kadang kita lupa inti Natal itu sendiri.

Sebenarnya, Natal adalah tentang satu kado terbaik yang nggak bisa ditandingi apa pun: kelahiran Yesus Kristus.

Dia adalah hadiah dari Allah untuk kita semua. Bayangin, Allah memberikan Anak-Nya yang tunggal, bukan cuma buat orang baik atau yang religius, tapi buat kita semua—orang biasa yang punya banyak kelemahan.

Kelahiran Yesus adalah tanda bahwa Allah nggak pernah lupa sama kita. Ketika manusia jauh dari Dia karena dosa, Allah tetap punya rencana penyelamatan. Yesus datang ke dunia bukan cuma untuk jadi bayi yang lahir di palungan, tapi untuk jadi Juruselamat.

Apa yang bisa kita lakukan?

Kalau Allah udah memberikan “One for All” (Yesus untuk semua orang), maka respons kita adalah “All for One” (semua untuk Yesus).

Kita bisa menunjukkan rasa syukur kita dengan:
1. Memberikan waktu dan hati kita untuk Dia. Mungkin kita bisa mulai dengan doa singkat setiap pagi, membaca firman, atau merenungkan kasih-Nya,
2. Mencerminkan kasih-Nya ke orang lain. Natal adalah saat yang tepat untuk berbagi. Bukan cuma kado fisik, tapi perhatian dan kasih kepada orang-orang yang membutuhkan.

Natal bukan sekadar perayaan, tapi momen untuk merenungkan kasih terbesar yang pernah ada. Jadi, tahun ini, sambil menikmati kue dan kumpul keluarga, jangan lupa untuk mengingat Yesus, hadiah yang nggak ternilai dari Allah.

Previous
Previous

Fokus Pada Kristus

Next
Next

Packaging Cakep?