Masih Ragu Melayani?

'Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, ‘
Yohanes 15:16a

Ketika saya berbincang kepada beberapa orang perihal pelayanan, seringkali mereka mengeluarkan pertanyaan "apakah mereka layak untuk melayani Tuhan?" sehingga tidak jarang banyak sekali gereja yang kekurangan SDM di dalam pelayanan. Di satu sisi, itu merupakan suatu hal yang bagus, karena mereka merasakan betapa kecilnya mereka di hadapan Tuhan, tetapi di sisi yang lain seharusnya kita sebagai orang percaya yang telah ditebus memiliki mindset bahwa Tuhan memiliki purpose untuk kita penuhi.

Dalam Yohanes 15:16, kita bisa membaca, bahwa ketika kita telah ditebus, kita adalah orang-orang yang terpilih dan memiliki mandat untuk pergi dan berbuah dalam dampak yang kita berikan kepada masyarakat luas, tidak hanya di gereja. Memang kita diperintahkan untuk menghasilkan dampak bagi masyarakat secara umum, tetapi, memulai dengan melayani di gereja juga adalah sebuah inkubasi yang sangat baik sebelum kita benar-benar berdampak bagi dunia luar. Beberapa bidang pelayanan di NWIC sebagai gereja kita contohnya, bisa menjadi bahan untuk kita belajar etos bekerja bahkan dalam beberapa bidang, teknis bekerja di dunia luar seperti stage production untuk EO, multimedia dalam bidang broadcasting, dan lain sebagainya (bahkan kopi kita yang terkenal enak itu standar kafe-kafe mahal lho! Yang mau belajar jadi barista silakan ya!).

Berdasarkan apa yang telah dijabarkan di atas, pelayanan kita di gereja bisa menjadi batu loncatan sebelum kita menginjak dunia luar, bahkan dengan segala dinamikanya juga bisa melatih kita untuk bagaimana berinteraksi dan bersikap sebagai anak Tuhan di marketplace. Pelayanan di gereja juga tidak berarti melakukan hal yang terlampau rohani, karena sejatinya, kita tidak bisa memisahkan pelayanan dan kehidupan sehari-hari kita. Jadi, masihkah kita ragu melayani? Tuhan Yesus berkati!

Previous
Previous

Do You Love Him?

Next
Next

Tuhan Memilih Kamu untuk Tujuan-Nya