Be a Servant Leader

Menjadi seorang pemimpin adalah salah satu cara untuk menjalankan purpose Tuhan dalam hidup kita. Akan tetapi, dalam pikiran banyak orang, untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat, biasanya tidak jauh-jauh dari pangkat dan kedudukan yang tinggi, dan mungkin kharisma serta ketenaran.

Tetapi apakah benar adanya? Hal inilah yang saya perhatikan belakangan ini dari banyak orang yang berinteraksi dengan saya. Banyak dari mereka yang merasa rendah diri karena merasa belum mencapai apa-apa, merasa karirnya mandeg, dan ada pula yang merasa cukup stress dan tertekan karena tuntutan dari orang tersayang mereka.

Tampaknya mereka masih mengasosiasikan kesuksesan dalam memimpin dengan pencapaian sesuai pola pikir dunia.

Tetapi apa yang Yesus tunjukkan kepada kita berbeda, Ia adalah Tuhan yang seharusnya berada pada posisi yang kita agungkan dan tinggikan, namun ketika Ia turun ke dunia dan berinkarnasi menjadi manusia justru dirinya menderita disiksa dan dihina, bahkan mati di salib yang waktu itu adalah hukuman mati yang berupa penghinaan terbesar bagi para kriminal. Hal itu bertolak belakang dari ekspektasi dari kaum Yahudi yang menantikan Mesias, yang mereka pikir akan menjadi raja yang besar secara militer dan politik.

Apakah pelayanan Kristus di bumi dalam keadaan yang hina membuktikan bahwa Ia bukan pemimpin yang baik? Tentu tidak. Kristus turun ke dunia tidak untuk menjadi diktator, melainkan dengan kasihNya, ia membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dilakukan dengan cara melayani. Ketika kita ingat bahwa kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, seharusnya kita juga bisa menerapkan servant leadership seperti Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari, bahkan ketika kita belum mencapai pangkat yang tinggi sekalipun!

Markus 10:43-44 TB
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.

Previous
Previous

Selidiki Hati

Next
Next

Hidup dengan Tujuan Ilahi