Monyet Berenang
As Christian kita menyadari bahwa sejak jatuhnya Opa Adam & Oma Hawa kedalam dosa, manusia seharusnya layak "terbakar jadi abu" karena kesalahan dan ketidaksempurnaan-nya. Tapi, Tuhan dengan kasih karunia-nya, Dia rela memberi diri di kayu salib buat bayar lunas dosa-dosa kita. Sudah lebih dari jelas, bahwa hidup kita saat ini adalah buah dari kasih karunia-Nya.
Dan karena terlalu dan selalu baiknya Tuhan buat kita, bahkan gak hanya kasih karunia aja yang diberi, Diapun tetap percayakan setiap kita talenta, waktu, dan kesempatan!
Tapi sayangnya! kita pernah atau beberapa dari kita bahkan masih membandingkan apa yang Tuhan percayakan sama diri kita, dengan yang Tuhan percayakan sama orang lain. Lalu dengan congkak mempertanyakan kebaikan Tuhan lewat ukuran "Baik" yang dibuat-buat sendiri, alhasil terjebak dengan kecamata pesimistis dan menyimpulkan kalo hidup-nya "GAGAL".
Padahal Tuhan ciptakan setiap kita itu spesifik dan diciptakan sempurna didalam spesifikasinya. Jadi sangat dimungkinkan di area A Tuhan kasih kita sedikit, tapi di area B Tuhan justru kasih banyak bahkan melimpah. Sesederhana karena Tuhan emang design kita buat jadi berkat di area B bukan di area A. Jadi, fokus aja sama apa yang ada di tangan kita, kelola dengan baik, dan jadilah hamba yang bisa dipercaya.
Jangan habiskan energi kita untuk memenangkan pertandingan, yang emang bukan kita punya pertandingan. Karena sejago-jagonya monyet manjat tetap lebih jago ikan cupang berenang, nggak nyambung kan? ya emang.
Jadi berhentilah jadi monyet yang depresi karena kalah cepat berenang sama ikan cupang, tetaplah memanjat !
Lukas 12:48 TB
Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan.
Berbedanya detail yang dipercayakan Tuhan untuk setiap kita, jadi bukti kalo Tuhan segitunya serius ciptakan kita in detail.
The details show that each of us is personally special in God's eyes. Yes, each of us!