Behind The Scenes
“Whoever can be trusted with very little can also be trusted with much, and whoever is dishonest with very little will also be dishonest with much.”
Entah itu karena dikejar tekanan keluarga, kebelet merit, ataupun faktor usia, intinya ada aja alasannya sebagian orang untuk mengambil keputusan komitmen seumur hidup dengan seseorang, tapi proses kenalannya hanya sebentar (beberapa bulan misalnya). Kemudian, mengeluh seperti: “Kalau tahu gini aslinya orangnya mah, gw gak nikah!” Padahal, andaikan saja proses perkenalannya lebih lama dan berkualitas, memperbesar kemungkinan kita akan bersama dengan orang yang tepat juga. All good things take time to build.
Demikian juga sebaliknya. Pernikahan orang-orang yang kita hormati? Yang tampaknya “adem adem ayem”? Itu tidak mendadak saja jadi begitu, ada banyak proses di balik layarnya! Hal ini pun berlaku pada wujud entertainment berkualitas tinggi loh! Contohnya, mungkin kalian akan terkaget-kaget dengan video Youtube berjudul “How This Woman Creates God of War’s Sound Effects | Obsessed | WIRED”, yang menggambarkan betapa kompleksnya memproduksi sound effect dalam video game, yang para pemainnya bahkan tak sadar ada proses di balik layar serepot itu.
Di balik pemusik handal? Ada latihan konsisten di luar panggung. Pengkhotbah keren yang bijak? Ada proses pengalaman pahit DAN self-reflection yang bijaksana. Pelayanan Yesus yang efektif mengubah sejarah? Ada 30 tahun persiapan, termasuk saat teduh berdoa kepada Bapa yang jarang dilihat khalayak ramai. Dan berbagai contoh lainnya.
Seringkali, keberhasilan kita bukanlah ditentukan dari apa yang tampak di atas “panggung”, namun dari apa yang kita lakukan secara konsisten selama kita ada di dalam “ruang tunggu” yang tak dilihat oleh orang-orang di sekitar kita. Instead of praying for successes, pray for the strength to be consistent.
“Great things are not done by impulse, but by a series of small things brought together.” -Vincent van Gogh